PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Authors

  • Odang Suhendra Universitas Muhammadiyah Palembang

Keywords:

Modul, Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Sistem Pencernaan Makanan.

Abstract

Penelitian dan Pengembangan modul ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan produk pengembangan modul berbasis masalah yang praktis pada materi Sistem Pencernaan Makanan, (2) Mengetahui kevalidan modul berbasis masalah pada materi Sistem Pencernaan Makanan, (3) Mengetahui efek potensial modul berbasis masalah pada materi Sistem Pencernaan Makanan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) Borg & Gall. Validasi produk pengembangan ini dilakukan oleh ahli materi, ahli pengembangan desain, ahli perangkat pembelajaran, dan ahli bahasa serta praktisi pendidikan. Subjek yang digunakan meliputi: subyek uji coba lapangan terbatas 15 siswa, subyek uji pelaksanaan lapangan 36 siswa SMA Negeri 1 Sirah Pulau Padang. Instrumen yang digunakan meliputi angket, observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian ini adalah: (1) Produk modul siswa berbasis masalah yang praktis pada materi Sistem Pencernaan Makanan dikembangkan berdasarkan sintaks PBL dan indikator berpikir kritis Facione yang divisualisasikan pada tujuan, materi, kegiatan, dan soal evaluasi; (2) Kevalidan modul siswa berbasis masalah pada materi Sistem Pencernaan Makanan berdasarkan hasil validasi materi berkualifikasi sangat baik dengan nilai 82,08%, hasil validasi pengembangan desain berkualifikasi sangat baik dengan nilai 82,34%, hasil validasi perangkat pembelajaran berkualifikasi sangat baik dengan nilai 89,04%, hasil validasi bahasa/keterbacaan berkualifikasi sangat baik dengan nilai 87,5%, hasil validasi praktisi pendidikan berkualifikasi sangat baik dengan nilai 82,91% dan 82,49%, serta uji lapangan terbatas peserta didik berkualifikasi sangat baik dengan nilai 88,74%; (3) Modul berbasis masalah pada materi Sistem Pencernaan Makanan efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi Sistem Pencernaan Makanan, berdasarkan hasil uji N-Gain menunjukkan adanya perbedaan serta adanya peningkatan hasil belajar pada peserta didik.

References

Adeyemi, S.B. (2012). Develoving Critical Thinking Skills in Students: A Mandate for Higher Education in Nigeria. European Journal of Educational Research.
Achmad, Arief. (2007). Memahami Berpikir Kritis. [online]. Tersedia: http://re-searchengines.com/1007arief3.html.
Ahmatika, Deti. (2016). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dengan Pendekatan Inquiry/Discovery. Universitas Islam Nusantara.
Borg, W.R., Gall, M.D. (1983). Educational Research an Introduction (Revision Edition). USA: Von Hoffman Press.
Chia L. & Chin C. (2005). “Problem-Based Learning: Using Ill-Structured Problems in Biology Project Work“. Wiley Periodicals, Inc: Journal Science Education.
Cottrell, S., (2005). Critical Thinking Skills, Developing Effective Analysis and Argument. New York: Palgrave Macmillan.
Daryanto. (2013). Menyusun Modul: Bahan Ajar Untuk Persiapan Guru Dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava MediaDirektorat.
Emda. (2011). Pemanfaatan Media Dalam Pembelajaran Biologi di Sekolah. Universitas Islam Negeri Ar-Riyany.
Ennis, R.H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. Chicago: University of Illinois.
Facione, P. A. (2011). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Millbrae: Measured Reasons and The California Academic Press.
Fadel, T. (2009). 21 ST Century Skills. United Stases: Jossey-Bass A wiley Imprint.
Fachrurazi, (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar (http://jurnal.upi.edu/file/8-Fachrurazi.pdf, 2011).
Facione, P.A. (2013). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Millbrae, CA: Measured Reasons and The California Academic Press.
Jendral Pengembangan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Gagne, Robert M. (1985). The Condition of Learning. CBS New York: College Publishing.
Hidayat, Sony. (2011). Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Kimia siswa pada konsep Termokimia (Eksperimen di SMA Negeri 3 Tangerang Selatan). Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Ilmu Pengetahuan Alam. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kasdin, Sitohang. dkk. (2012). Critical Thinking “Membangun Pemikiran Logis” Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Luzyawati. Lesy. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Materi Alat Indera Melalui Model Pembelajaran Inquiry Pictorial Riddle. Universitas Wiralodra.
Marzano, R.J. (1988). Dimention of Thinking A Frame Work for Curriculum and Instruction. Virginia: Assosiation for Supervision and Currilculum Development.
Morrison, G. R., Kemp, E. J, & Ross, S. M. (2004). Designing effective instruction. New York, NY: Merrill.
Nasution. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar & Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Prastowo, Andi. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Purwanto., Rahadi, A., dan Lasmono, S. (2007). Pengembangan Modul. Jakarta: Depdiknas.
Rustaman, N. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi: Universitas Pendidikan Indonesia.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Slameto. (1995). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sudjana, Nana dan Rivai, Ahmad. (2003). Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sudradjat, (2008). Peranan Matematika Dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Bandung: Universitas Islam Bandung.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suhendra, Odang. (2014). Pengaruh Lama Pembekuan Terhadap Mutu Daging Ikan Gabus (Channa stiriata) Ditinjau Dari Kandungan Protein dan Kandungan Lemak dan Pengajarannya di SMA Negeri 1 Sirah Pulau Padang. Universitas Muhammadiyah Palembang.
Suwastono. (2011). Pengembangan Pembelajaran E-learning Berbasis Moodle Pada Mata Kuliah Penginderaan Jauh. Malang: PPs UM.
Syutaridho & Dedi Turmudi (2013). Pendekatan Contextual Teaching and Learning Sebagai Alternatif Melatih Berpikir kritis. Prosiding Seminar nasional Universitas Muhammadiyah Metro.
Trianto. (2012). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.
Yusa. (2016). Aktif dan Kreatif Belajar Biologi. Bandung: Grafindo Media Pratama.
Yustyan, dkk. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Pembelajaran Berbasis Scientific Approach Siswa Kelas X SMA Panjura Malang. Universitas Muhammadiyah Malang.
Zabit, M.N.M, (2010). Problem-based learn- ing on students’ critical thinking skills in teaching business education in malaysia: A literature review. American Journal of Bussiness Education.

Downloads

Published

2020-06-01

How to Cite

Suhendra, O. (2020). PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA. JEC (Journal of Education and Counseling), 2(1), 132–149. Retrieved from http://journal.unugiri.ac.id/index.php/JEC/article/view/153