PENINGKATAN PENGUASAAN SIMPLE PRESENT TENSE MELALUI KEGIATAN WRITING DAILY ACTIVITIES PADA MAHASISWA TI UNIVERSITAS NU SUNAN GIRI BOJONEGORO

Authors

  • Khoirul Wafa

Keywords:

SIMPLE PRESENT TENSE, WRITING DAILY ACTIVITIES, MAHASISWA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan penguasaan Simple Present Tense melalui kegiatan writing daily activities pada mahasiswa TI Universitas NU Sunan Giri Bojonegoro.

Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiwa TI Universitas NU Sunan Giri Bojonegoro.  Subjek  dari  penelitian  ini  adalah  berjumlah 48 mahasiswa, alasan penelitian ini dilakukan di kelas tersebut karena sebagian besar mahasiswanya kurang menguasai Simple Present Tense.

Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam 2 siklus yang didasarkan dari identifikasi masalah yang dihadapi oleh guru, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan, dan refleksi. Rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan tindakan sampai dengan refleksi disebut satu siklus penelitian. Jika dalam sebuah siklus ditemukan suatu masalah yang menghambat tercapainya tujuan Penelitian Tindakan Kelas, maka peneliti harus mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan masalah tersebut, Kemudian peneliti dapat melakukan penelitian lebih lanjut pada siklus berikutnya. Jika dalam refleksi pada siklus tertentu tidak ditemukan kendala dan tujuan Penelitian Tindakan Kelas telah tercapai, maka penelitian dapat dihentikan.

Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Ketuntasan hasil belajar Simple Present Tense, saat pre test jumlah siswa yang mampu mencapai batas ketuntasan belajar (65) hanya ada 13 siswa (27,1%) dengan nilai rata-rata kelas 54,4. Perolehan nilai siswa antara 30-75. Kondisi pembelajaran pada saat pre test kurang mendukung pencapaian prestasi yang optimal karena siswa kurang antusias dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Guru tidak mampu menguasai kondisi kelas, masih banyak siswa yang berbicara sendiri dengan temannya, bahkan ada beberapa siswa yang menyandarkan kepalanya di meja; (2) Pada siklus I jumlah siswa yang mampu mencapai batas ketuntasan belajar (65) meningkat dari 13 siswa (27,1%) pada saat pre test menjadi 22 siswa (45,8%) dengan nilai rata-rata kelas 63,8. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 80 sedangkan terendah 40. Kondisi kelas pada siklus I belum mengalami peningkatan yang signifikan, guru masih mendominasi jalannya proses pembelajaran, namun sudah ada beberapa siswa yang sudah berani menjawab pertanyaan dari guru tanpa ditunjuk; (3) Pada siklus II jumlah siswa yang mampu mencapai batas ketuntasan belajar (65) ada 42 siswa (87,5%) dengan nilai rata-rata kelas mencapai 71,5. Perolehan nilai siswa antara 55-85. Kondisi kelas pada siklus II sudah baik, dimana guru tidak lagi mendominasi kegiatan belajar mengajar dan sudah mampu menguasai kondisi kelas dengan sesekali berkeliling kelas untuk mengamati kegiatan siswa. Siswa sudah mulai aktif berkomentar dan menjawab pertanyaan dari guru.

References

Aqib, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas Untuk: Guru. Bandung: CV. Yrama Widya.
Azar, Betty Schrampfer. 1941. Fundamentals of English Grammar Second Edition. New Jersey: Regents/Prentice Hall.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. 1996. Jakarta: Balai Pustaka
Emzir. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ismail, Achmad Isa. 2000.”Kemampuan Membentuk Kata Benda Jamak dalam Bahasa Inggris Siswa Kelas IIAK-1 dan Kelas IISK-1 SMK Pawiyatan Surabaya”. Skripsi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Jami’an. 2009. “Peningkatan kemampuan Menulis Teks Deskriptif Bahasa Inggris Melalui Penilaian Portofolio Siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Masalikil Huda Jepara Tahun Ajaran 2008/2009”. Skripsi, Universitas Veteran Bangun nusantara Sukoharjo.
Kartikasari, Laili. 2008. “Peningkatan Keterampilan Menulis Argumentasi dengan Media VCD Berita Televisi pada Siswa Kelas X Penjualan 1 SMK Batik 2 Surakarta”. Skripsi, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Kasbollah, Kasihani. 2001. Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang.
Keraf, Gorys. 1982. Fungsi Bahasa. Ende Flores: Nusa Indah
Kurikulum 2004. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs. 2003. Jakarta: Puskur, Balitbang, Depdiknas.
Masdin. 2009. Simple Present Tense, (online), (http://englishonline.blogdetik.com diakses 22 Juli 2010)
Sukardi, dan Anton Sukarno. 2000. Dasar-Dasar Penilaian Pendidikan. Surakarta: CV. Massa Baru.
Surayin. 1999. Perfect English Grammar. Bandung: CV. Yrama Widya.

Downloads

Published

2020-06-01

How to Cite

Wafa, K. (2020). PENINGKATAN PENGUASAAN SIMPLE PRESENT TENSE MELALUI KEGIATAN WRITING DAILY ACTIVITIES PADA MAHASISWA TI UNIVERSITAS NU SUNAN GIRI BOJONEGORO. JEC (Journal of Education and Counseling), 2(1), 161–175. Retrieved from http://journal.unugiri.ac.id/index.php/JEC/article/view/155