GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI OBAT NATRIUM DICLOFENAC DI APOTEK ALIFIA BOJONEGORO

  • Siti mastiah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Romadhiyana Kisno Saputri Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Ainu zuhriyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Keywords: pengetahuan, swamedikasi, obat natrium diclofenak

Abstract

Swamedikasi atau sering disebut self-medication adalah pemilihan penggunaan obat sendiri untuk mengobati atau mengendalikan penyakit dan gejala penyakit. Lebih dari 60% dari anggota masyarakat melakukan swamedikasi, dan 80% di antaranya mengandalkan obat modern. Sebagian masyarakat mengatasi masalah nyeri sendi menggunakan obat natrium diklofenak yang diperoleh dari apotek tanpa resep dokter. Untuk dapat meggunakan natrium diklofenak secara rasional, masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan yang baik, dengan pengetahuan yang baik mengenai swamedikasi maka akan membantu dalam memutuskan sikap apa yang nantinya akan diambil dalam mengatasi masalah kesehatan seseorang Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan swamedikasi obat natrium diclofenac di Apotek Alifia Bojonegoro. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan survey yaitu yaitu suatu cara penelitian deskriptif yang dilakukan terhadap sekumpulan objek yang biasanya cukup banyak dalam jangka waktu tertentu. Populasinya adalah masyarakat yang berkunjung di Apotek Alifia Bojonegoro pada periode bulan Maret sampai dengan April 2019 sebanyak 47 responden. Dan sampelnya adalah sebanyak 42 orang. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian ini diambil dengan kuesioner. Tehnik analisa data dalam penelitian ini adalah coding, skoring dan tabulating. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi obat natrium diclofenak 50% memiliki pengetahuan baik.

Published
2019-09-02
How to Cite
mastiah, S., Saputri, R., & zuhriyah, A. (2019). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI OBAT NATRIUM DICLOFENAC DI APOTEK ALIFIA BOJONEGORO. JAPRI : Jurnal Penjas Dan Farmasi, 2(No 1), 69-79. Retrieved from http://journal.unugiri.ac.id/index.php?journal=JAPRI&page=article&op=view&path[]=109