ETNOMATEMATIKA EKSPLORASI TAPIS LAMPUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM UPAYA MELINDUNGI WARISAN BUDAYA LAMPUNG

  • Fiola Cita Dewi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Aida Nurfithriyya Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Susiana Susiana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Rosida Rakhmawati Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Bambang Sri Anggoro Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Keywords: Tapis, Etnomatematika, Sumber Belajar, Ethnomathematics, Learning Source

Abstract

This study aimed to find out what were the activities of ethnomathematics on the Tapis cloth that can be used as a source of mathematics learning. The data obtained are qualitative data with data sourced from observation and participant observation (fieldwork), interview and questioner, document and text, impression, and the reaction of the researcher. The technique of validity was using triangulation. The result of the research showed that from several kinds of Tapis cloths: 1) They had a philosophical sense on every Tapis motif related to the Lampung people's existence. 2) Two activities exist in Tapis Lampung that was measuring activity and counting activity. 3) Mathematical concepts on Lampung filters include One-dimensional geometry found in the star's motifs that applied the line concept. The two-dimensional geometries were triangles, rhombus, and elliptical rectangles derived from Tapis Pucuk Rebung, swaying headers, stylish headlines, and geometric motifs. Transformation Geometry concept of Reflection and Rotation was on mangosteen flower and leafflower. Dilatation was on the rhombus motif. The translation was on the motives of humans and riding animals.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja aktivitas etnomatematika pada kain tapis yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar matematika. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dengan sumber data dari observasi dan observasi partisipan (kerja lapangan), wawancara dan kuesioner, dokumen dan teks, kesan dan reaksi peneliti. Teknik keabsahan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa macam kain tapis : 1) Memiliki makna filosofis pada setiap motif kain tapis yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Lampung. 2) Terdapat dua aktivitas yang ada pada Tapis Lampung yaitu aktivitas mengukur dan aktivitas membilang. 3) Konsep matematika pada tapis Lampung meliputi : Geometri dimensi satu yaitu garis terdapat pada motif bintang. Geometri dimensi dua yaitu segitiga, persegi belah ketupat dan elips yang berasal dari tapis pucuk rebung, tajuk berayun, tajuk dipergaya dan motif geometris. Transformasi Geometri konsep Refleksi dan Rotasi pada motif bunga manggis dan bunga daun. Dilatasi pada motif Belah Ketupat. Translasi pada motif Manusia dan Hewan Tunggangan.

References

[1] Pemerintah Provinsi Lampung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Katalog Kain Tapis (Koleksi Museum Negeri Provinsi Lampung ”Ruwa Jurai”. Lampung, (2015).
[2] Muhassanah, N., I. Sujadi, dan R. Riyadi, “Analisis Keterampilan Geometri Siswa Dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir Van Hiele,” J. Pembelajaran Mat., vol. 2, no. 1 (2014).
[3] Yuwono, M. R., “Analisis kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal geometri berdasarkan taksonomi bloom dan alternatif pemecahannya,” Beta J. Tadris Mat., vol. 9, no. 2,(2016) 111–133,
[4] Stacey, K., “The PISA view of mathematical literacy in Indonesia,” J. Math. Educ., vol. 2, no. 2 (2011) 95–126,
[5] Murdaningsih, S. dan B. Murtiyasa, “An Analysis on Eight Grade Mathematics Textbook of New Indonesian Curriculum (K-13) Based on Pisa’s Framework,” JRAMathEdu J. Res. Adv. Math. Educ., vol. 1, no. 1 (2016) 14–27.
[6] Sari, E. F. P., S. Somakim, dan Y. Hartono, “Etnomatematika pada Kebudayaan Rumah Adat Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan,” J. Medives, vol. 2, no. 1 (2018) 137–144,.
[7] Pribadi, A., S. Somakim, dan M. Yusup, “Pengembangan Soal Penalaran Model Timss Pada Materi Geometri Dan Pengukuran SMP,” HISTOGRAM J. Pendidik. Mat., vol. 1, no. 2 (2018) 115–128.
[8] Sriyatun, S., M. Masrukan, dan W. Wardono, “Analisis Literasi Matematika Pada Pembelajaran Kuantum Metode Mind Mapping Berbantuan Schoology Berdasarkan Minat,” dalam PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, vol. 1 (2018) 145–154.
[9] Abdullah, R., “Pembelajaran berbasis pemanfaatan sumber belajar,” J. Ilm. Didakt., vol. 12, no. 2(2012).
[10] Abdullah, D. I., Z. Mastur, dan H. Sutarto, “Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning Bernuansa Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII,” Unnes J. Math. Educ., vol. 4, no. 3 (2015).
[11] Putri, L. I., “Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana Sebagai Sumber Belajar Matematika Pada Jenjang Mi,” J. Pendas, vol. 4, no. 1 (2017).
[12] D’Ambrosio, U., Ethnomathematics: Link between traditions and modernity. Rotterdam: Sense Publisher, (2006).
[13] Rosa, M. dan D. Clark Orey, “Ethnomathematics: the cultural aspects of mathematics,” Rev. Latinoam. Etnomatemática, vol. 4, no. 2 (2011).
[14] Rakhmawati, R., “Aktivitas Matematika Berbasis Budaya pada Masyarakat Lampung,” Al-Jabar J. Pendidik. Mat., vol. 7, no. 2 (2016) 221–230.
[15] Marsigit, N. M. M. dan I. Rizkianto, “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Matematika.” Jurdikmat UNY.
[16] Didik, P. L. K. P. dan P. M. G. B. B. Jambi, “Artikel Ilmiah.”
[17] Wahyudi, T., “Pengembangan Soal Penalaran Tipe TIMSS Menggunakan Konteks Budaya Lampung,” J. Didakt. Mat., vol. 3, no. 1 (2016).
[18] Bachri, B. S., “Meyakinkan validitas data melalui triangulasi pada penelitian kualitatif,” J. Teknol. Pendidik., vol. 10, no. 1, (2010) 46–62.
[19] Myers, M. D., “Qualitative research in information systems,” Manag. Inf. Syst. Q., vol. 21, no. 2 (1997) 241–242.
Published
2019-10-31
How to Cite
Dewi, F., Nurfithriyya, A., Susiana, S., Rakhmawati, R., & Anggoro, B. (2019). ETNOMATEMATIKA EKSPLORASI TAPIS LAMPUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM UPAYA MELINDUNGI WARISAN BUDAYA LAMPUNG. Journal of Mathematics Education and Science, 2(2), 61-68. https://doi.org/https://doi.org/10.32665/james.v2i2.74