LEAD: Journal Counseling and Applied https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead <p><strong>Journal Counseling and Applied (LEAD)</strong> merupakan jurnal ilmiah di bidang bimbingan dan konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri. Publikasi <strong>LEAD</strong> dilakukan setahun dua kali yaitu bulan Oktober dan April dengan tujuan menerbitkan artikel tentang isu-isu dan perkembangan terbaru yang relevan dengan bidang bimbingan dan konseling . Adapun scope jurnal ini meliputi penerapan bimbingan dan konseling di sekolah, manajemen bimbingan dan konseling, evaluasi dan supervisi bimbingan dan konseling, kesehatan mental, intervensi psikologis, konseling multibudaya, konseling spiritual, konseling keluarga, konseling traumatis, konseling karir, dan lain-lain. </p> <p>Dengan hangat, kami mengundang semua orang yang memiliki minat dalam fokus dan ruang lingkup untuk berkontribusi pada publikasi kami. </p> Program Studi Bimbingan dan Konseling en-US LEAD: Journal Counseling and Applied IMPLEMENTASI PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MEREDUKSI PERILAKU FOMO PADA SISWA https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead/article/view/6495 <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Fear of Missing Out (FoMO) adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa takut atau kecemasan ketika seseorang merasa tersisih dari pengalaman sosial orang lain. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi konseling REBT yang efektif dalam mengurangi perilaku FOMO pada mahasiswa. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui tinjauan pustaka yang meliputi lima tahapan utama: pengumpulan pustaka, seleksi pustaka, analisis artikel terpilih, sintesis temuan, dan pembahasan hasil. Pendekatan REBT menekankan bahwa emosi negatif yang dialami individu tidak semata-mata disebabkan oleh peristiwa eksternal tetapi lebih dipengaruhi oleh keyakinan irasional yang dipegang tentang peristiwa tertentu. Oleh karena itu, jika seseorang memiliki pikiran irasional, akan lebih sulit untuk mempertimbangkan setiap langkah perilakunya.</span></span></em></p> Ah. Fahri Munir Nadlirun Nadiyya Chyntia Intan Nuryana Abdur Ro’uf Fajri Copyright (c) 2026 LEAD: Journal Counseling and Applied 2026-04-27 2026-04-27 1 1 1 15 Validitas dan Reliabilitas Skala Self Efficacy https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead/article/view/6456 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas skala self efficacy siswa SMK. Self efficacy memiliki peran penting dalam menentukan motivasi, ketekunan, serta keberhasilan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode uji instrumen. Subjek penelitian terdiri dari 71 siswa SMKN 1 Bojonegoro. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang dikembangkan berdasarkan teori self efficacy Bandura yang meliputi aspek magnitude, strength, dan generality. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar item memenuhi kriteria validitas dan instrumen memiliki reliabilitas tinggi. Dengan demikian, skala self efficacy yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat ukur yang valid dan reliabel.</em></p> Nina Safira Copyright (c) 2026 LEAD: Journal Counseling and Applied 2026-04-27 2026-04-27 1 1 1 7 Stres Akademik pada Siswa SMK: Demografi berdasarkan Jenjang Kelas, Jurusan, dan Kecendurungan Gejala Stres Akademik https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead/article/view/6508 <p><em>Stres akademik pada siswa SMK merupakan isu krusial yang diakibatkan tuntutan ganda pembelajaran teori dan praktik intensif. Namun, penemtaan demografi stres akademik berdasarkan jenjang kelas dan jurusan masih terbatas. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan demografi stres akademik siswa berdasarkan jenjang kelas, jurusan, dan kecenderungan gejala stres akademik. Desain kuantitatif deskritif atau survei digunakan untuk mengumpulkan data dari 321 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Skala stres akademik dikembangkan berdasarkan konsep Sarafino dan Smith (46 item valid, α=0.907). Hasil menunjukkan mayoritas siswa mengalami stres akademik pada kategori sedang dengan gejala kogntif seperti sering lupa dan sulit berkonsentrasi yang paling dominan. Siswa kelas X memiliki stres akademik lebih tinggi dibandingkan kelas X yang menandakan tantangan adapsi di tahun pertama. Selain itu, jurusan Kuliner dan Desain Produk Busana menjadi jurusan dengan tingkat stres akademik sedang yang paling banyak. Sementara itu, jurusan Layanan Perbankan dan TKJ menunjukkan polarisasi antara siswa yang rentan dan siswa yang resilien. Keterbatasan penelitian ini terletak pada ketimpangan gender responden dan tidak dilibatkannya siswa kelas XII sehingga generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati. Temuan juga menegaskan perlu untuk memberikan intervensi bimbingan dan konseling yang bervariasi sesuai dengan jenjang kelas dan karakteristik program keahlian</em></p> Ulvina Rachmawati Galih Fajar Fadillah Sai Handari Muhammad Lutfi Hakim Copyright (c) 2026 LEAD: Journal Counseling and Applied 2026-04-27 2026-04-27 1 1 1 19 EFEKTIFITAS COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA KELUARGA BROKEN HOME https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead/article/view/6493 <p><em>This study was motivated by the low level of self-confidence experienced by students from broken home families, which affects their learning engagement, social interaction, and psychological well-being. The purpose of this study was to examine the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) in improving students’ self-confidence. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one group pretest–posttest model. The research subjects were students who demonstrated low self-confidence based on initial screening results. Data were collected using a self-confidence scale, observations, and interviews. The CBT intervention was conducted through several counseling sessions involving identification of negative thoughts, cognitive restructuring, behavioral rehearsal, self-monitoring, and homework assignments. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicated a significant improvement in students’ self-confidence after the CBT intervention. These findings suggest that Cognitive Behavioral Therapy is effective in helping students transform maladaptive thinking patterns into more adaptive ones, thereby enhancing their confidence in their abilities. This study provides practical implications for school counseling services in developing structured and evidence-based interventions.</em></p> Intan WahyuSaputri Vesti Dwi Cahyaningrum Ririn Novitasari Abdul Dzaky Nur Harits M. Bagus Maulidin Copyright (c) 2026 LEAD: Journal Counseling and Applied 2026-04-27 2026-04-27 1 1 1 13 Implementasi Teknik Self-Talk Dalam Konseling Kelompok Untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Di Bojonegoro https://journal.unugiri.ac.id/index.php/lead/article/view/6451 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi teknik self-talk dalam konseling kelompok untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa SMP di Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design melalui rancangan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 7 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik memiliki tingkat prokrastinasi akademik sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji statistik parametrik menggunakan Paired Sample T-test setelah data dinyatakan berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat prokrastinasi akademik siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self-talk. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan skor rata-rata dari sebelum perlakuan ke setelah perlakuan, serta hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi (p &lt; 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik self-talk dalam konseling kelompok efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah dalam membantu siswa mengatasi perilaku menunda tugas dan meningkatkan kemandirian belajar.</p> Riski Putra Ayu Distira Dina Selvi Rahmadani Ulvina Rachmawati Muhd Riduwan Rahayu Lestari Copyright (c) 2026 LEAD: Journal Counseling and Applied 2026-04-27 2026-04-27 1 1 1 15