Sekolah Berbasis Zero Waste: Pengolahan Sampah Organik menjadi Kompos untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Berbasis Project P5 Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.32665/jarcoms.v5i1.5859Keywords:
Zero waste school, Compost, P5, Merdeka Curriculum, Creative economyAbstract
Waste management in elementary schools remains a challenge, especially in schools that lack a structured waste management system. Initial conditions at SDN 3 Tumbang Tahai, Palangka Raya City, showed that waste had not been separated into organic and inorganic waste and was still managed by burning within the school premises. This community service activity aimed to improve organic waste management through an educational approach, infrastructure provision, application of appropriate technology, and integration into the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). Implementation methods included waste management outreach, teacher training in designing P5 projects, implementation of organic waste shredding machines, and mentoring and evaluation of program implementation. The results of the activity showed changes in waste management practices in schools, marked by the establishment of a waste sorting system, increased student understanding of waste types and processing, and the development of practices for processing organic waste into compost. Furthermore, teachers began integrating waste management into project-based learning, making learning more contextual. Conceptually, this activity resulted in a zero-waste school waste management model through the P5 project, which integrates environmental learning, waste processing technology support, and strengthening school program management.
References
Akbar., M., I., Mauliyani., A. & Dode., H. (2024). Edukasi Sampah Rumah Tangga Berbasis Kurma (Kurangi, Sortir Dan Manfaatkan) Di Desa Besu. Berbakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Alisjahbana, A., S. & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan d I Indonesia: Konsep, Target dan Strategi Implementasi. Bandung: Unpad Press.
Anggraini, S., et al. (2025). STEAM-PjBL Based Learning Activities: Strategies to Improve Environmental Awareness . STEAM Journal for Elementary School Education 1(2). 99-115.
Bouhazzama, M., and Mssassi, S. (2021). The impact of experiential learning on Environmental Education during a Moroccan summer university. The International Conference on Innovation, Modern Applied Science & Environmental Studies (ICIES 2020), 234. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202123400031
Chandra, B. 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC
Douglas, F., Beasy, K., Sollis, K., & Flies, E. J. (2024). Online, Experiential Sustainability Education Can Improve Students’ Self-Reported Environmental Attitudes, Behaviours and Wellbeing. Sustainability, 16(6), 2258. https://doi.org/10.3390/su16062258
Endartiwi, S. S. E., Warniningsih, W., Amyati, A., Mar'atus Sholiha, & Amin Rahayu Puji Lestari. (2024). Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah Untuk Mewujudkan Green School. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 4(2), 260-266. https://doi.org/10.36985/q7rm7k56
Erika & Gusmira, E. (2024). Analisis Dampak Limbah Sampah Rumah Tangga Terhubung Pencemaran Lingkungan Hidup. Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. DOI: https://doi.org/10.58192/profit.v3i3.2245
Ga, S., S., Y., & Muliati. (2024). Praktik Pembuatan Kompos Di SDN 026 Muara Badak. Andil : Mulawarman Journal of Community Engagement.
Guo, P., Saab, N., Post, L. S., & Admiraal, W. (2020). A review of project-based learning in higher education: Student outcomes and measures. International Journal of Educational Research, 102, 101586. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2020.101586
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. FT press.
Nasrulloh, M. E., & Amal, N. M. I. (2024). Meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui pembelajaran proyek. Jurnal Tinta, 6(2), 91-99.
Luthfianto, S., & Nurkhalifah, N. (2020). Inovasi Limbah Plastik dan Kulit Kopi menjadi Paving Block di Desa Penakir Pemalang. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 176-185.
Pranata, L., Kurniawan, I., Indaryati, S., Rini, M.T., Suryani, K., & Yuniarti, E. (2021). Pelatihan pengolahan sampah organik dengan metode ecoenzym, Indonesian Journal of Community Service, 1(1), pp. 171–179.
Solihat, R., Haqiqi, B. Y., & Widodo, A. (2024). Waste to energy: A STEM-ESD approach to improve student awareness and action in converting waste into eco-friendly energy. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(3), 1072–1085. https://doi.org/10.22219/jpbi.v10i3.34330
Sukaesih, U., & Miswan, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di RW 03 Kelurahan Kalisari Jakarta Timur. Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan, 4(1).
Suryani, L., Aje A.U., tute, K.J., Flores U. (2019) Kabupaten Ende dalam Pengelolaan Limbah Organik dan Anorganik Berbasis 3R untuk Mengeskalasi Nilai. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 1-8.
Syahmani, S., Hafizah, E., Sauqina, S., Adnan, M., & Ibrahim, M. (2021). STEAM Approach to Improve Environmental Education Innovation and Literacy in Waste Management: Bibliometric Research. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 3(2), 130-141. doi: https://doi.org/10.23917/ijolae.v3i2.12782
Republik Indonesia. (2008). Undang – Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta : Sekretariat Negara.
Yudiyani, I., dkk. (2024). Analaisis kemampuan mengelola sampah dalam emningkatakan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Research Applications in Community Service

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan
PDF Download: 6







