Creativity in Batik Painting on Wood with Cold Wax for the Anggana Kasih in Bandung
DOI:
https://doi.org/10.32665/jarcoms.v5i1.6377Keywords:
Anggana Kasih, Batik di atas kayu, Lilin Dingin, Kreativitas, Metode ABCDAbstract
POII (Persekutuan Oikumene Ibu-Ibu) Anggana Kasih is a community consisting of 60 women, either wives or staff members of a large telecommunications company on Jalan Japati no. 1 Bandung. They needed activities that could foster togetherness among members, so they chose batik making activities with environmentally friendly media on wood. The problem raised was how this community could empower their abilities through creative activities of cold wax batik during retirement so that it was hoped that it could also improve the family economy through creative activities. The purpose of this community service activity was to increase togetherness through painting activities on wood using environmentally friendly materials. The implementation method used the ABCD (Asset-Based Community Development) method. The results of the implementation of 40 participants who attended, succeeded in making and completing their painting activities very well. Indicators of success were examined from the science of fine arts, namely the aesthetic aspect involving the placement of visual objects, composition, and color selection. Participants learned the selection of visual objects of flora and fauna that would be implemented on wood media, participants learned the practice of creating color harmony so that their aesthetic abilities also increased. The main impact for partners is that families can increase togetherness, intimacy, be more open between members, and can increasingly improve their painting skills which can be used to improve the family's economy.
References
Afandi, A., Laily, N., Umam, N. W. M. H., Kambau, R. A., Sudirman, S. A. R. M., Jamilah, Junaid, Syahruni, N. A. K., Nur, S., Ayu, R. D., Parmitasari, Nurdiyanah, Wahyudi, J., & Wahid, M. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi, Eds.; 1st ed.). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Al-Kautsari, M. M. (2017). Model Transisi Peningkatan Partisipasi Masyarakat Desa: Strategi Pengembangan Usaha Industri Kreatif Kerajinan Batik di Desa Krebet, Kabupaten Bantul. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 1(1), 23. https://doi.org/10.14421/jpm.2017.011-02
Cempaka, G., Kharisma, V., Hadiwijoyo, R. S., Rizka, A. R., Jatnika, T., & Adzimy, W. F. (2023). Pelatihan Menggambar sebagai Pendampingan Keterampilan bagi Anak- Anak Tuli di Komunitas “ Pop Joy Sign ” Jakarta. Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 03(September), 575–586. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/dikmas.3.2.541-550.2023
Dewi, B. S., Pandanwangi, A., Aryani, D. I., Manurung, R. T., & Ida, I. (2023). Gagasan Kearifan Lokal: Pendampingan Pelatihan Batik Kreatif Di Atas Kayu Di Kampung Batik Pasiran. Abdimas Bina Bangsa, 4(1), 329–337. https://doi.org/10.46306/jabb.v4i1.369
Haniatussa’adah, H. (2022). Melukis Sebagai Terapi Diri Mental Illness. TEXTURE : Art and Culture Journal, 5(2), 149–163. https://doi.org/10.33153/texture.v5i2.4631
Manurung, R. T., Pandanwangi, A., Meythi, M., & Tin, S. T. S. (2023). Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM untuk Kemandirian Ekonomi dalam Program Kampung Bangkit di Desa Ciporeat. Aksara, 09(January), 1–6. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.1.1-6.2023
Megasari, M., Anwar, A., Hasbullah, H., Alie, M. S., & Bakti, U. (2025). Pelatihan Melukis Batik. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 501–504. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.41814
Mustika, I., & Wikanengsih, W. (2021). Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Daring Berbasis Metakognitif Melalui Service Learning Approach. Abdimas Siliwangi, 4(2), 256–266. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22460/as.v4i2p%25p.7007
Pandanwangi, A., Dewi, B. S., & Apin, A. M. (2024). Inovasi batik kreatif dengan menggunakan perintang gutta tamarind. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 454–464. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.21761
Pandanwangi, A., & Sukapura Dewi, B. (2021). Olahan Tamarindus untuk Pemberdayaan masyarakat di Purwakarta melalui Batik Kreatif dengan Teknik Colet. In A. Budi Setiawan, A. Setyadharma, & A. Nurfiriana Nihayah (Eds.), Dinamika pembangunan Berkelanjutan: Tantangan Pemberdayaan masyarakat Ditengah pandemi (1st ed., pp. 495–502). Beta Offset. http://repository.maranatha.edu/28379/
Pandanwangi, A., Sukapura Dewi, B., Juli Rianingrum, C., & Wilastrina, A. (2023). Pelatihan Membuat Batik Diatas Kayu Dengan Menggunakan Metode Service Learning Di SMA Kebangsaan-Tanggerang Selatan. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i1.1411
Rahmawati, R. (2019). Pengembangan Sdm Melalui Program Capacity Building Remaja Di Sanggar Kalpika: Merawat Tradisi Melestarikan Batik Lukis. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 2(2), 339–356. https://doi.org/10.14421/jpm.2018.022-07
Rianingrum, C. J., N, S. K. L., Wilastrina, A., J, E. F., A, S. I., & Damayanti, R. (2023). Pelatihan Melukis Batik Gutta Tamarind Sebagai Elemen Estetika Pada Tas Kain. Aksara, 09(May), 1049–1056. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.2.1049-1056.2023
Tanza, G., & Jessica, C. (2019). Kotak Tisu Multifungsi Batik Dan Kayu. Wirakrama Parahita, 3(1), 5–12. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30656/jpmwp.v3i1.1181
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Research Applications in Community Service

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan
PDF Download: 2







