MEMBANGUN PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DISRUPSI: REFLEKSI FILOSOFIS CALON PENDIDIK MUSLIM MELALUI KEGIATAN SEMINAR PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.32665/alumron.v7i1.6207Keywords:
Educational Paradigm, , Islamic Education, Era of Disruption, Philosophy, Prospective EducatorsAbstract
Pendidikan Islam di era disrupsi menghadapi tantangan besar akibat pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup generasi muda. Latar belakang pengabdian ini adalah pentingnya membangun paradigma pendidikan Islam yang dapat mengakomodasi perubahan tersebut, tanpa mengabaikan nilai-nilai fundamental agama. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan wawasan kepada calon pendidik Muslim mengenai bagaimana cara menyesuaikan pendidikan Islam dengan perkembangan zaman, serta memperkenalkan pendekatan pendidikan yang berbasis pada nilai moral dan spiritual. Mitra pengabdian dalam kegiatan ini adalah mahasiswa dan dosen IAI Rakeyan Santang Karawang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah seminar yang menggabungkan teori dan praktik dalam pendidikan Islam, dengan pendekatan berbasis refleksi filosofis. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang peran penting teknologi dalam pendidikan Islam serta bagaimana cara mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai keislaman. Peserta juga terinspirasi untuk mengembangkan pendidikan Islam yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan generasi Z. Hasil pengabdian ini sangat penting karena memberikan solusi konkret dalam menghadapi tantangan pendidikan di era disrupsi, serta membekali calon pendidik dengan keterampilan dan wawasan yang dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia
Downloads
Published
Issue
Section
PDF (Bahasa Indonesia) Download: 4




