Penguatan Literasi dalam Pembelajaran dan Asesmen di Sekolah Menengah Pertama Wilayah Aceh Barat

Abstract View: 4,
Download: 1

Authors

  • Cut Nabilla Kesha Universitas Teuku Umar
  • Nellis Mardhiah Universitas Teuku Umar
  • Agatha Debby R.M Universitas Teuku Umar
  • Siti Jahria Sitompul Universitas Teuku Umar
  • Yanuari Srianturi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

DOI:

https://doi.org/10.32665/alumron.v7i1.6587

Keywords:

Literasi numerasi, pembelajaran, asesmen

Abstract

Penguatan Literasi dalam Pembelajaran dan Asesmen

di Sekolah Menengah Pertama Wilayah Aceh Barat

 

Strengthening Literacy In Learning and Assessment

in Junior High Schools in West Aceh

 

 

1)Cut Nabilla Kesha1, 2)Nellis Mardhiah2, 3)Agatha Debbby R.M3, 4)Siti Jahria Sitompul4,  5)Yanuari Srianturi5

1,2,3,4,)Universitas Teuku Umar

5)Universitas Negeri Semarang

*Email: cutnabillakesha@utu.ac.id

 

 

ABSTRAK

Literasi merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki peserta didik untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan menginterpretasikan informasi dalam berbagai konteks kehidupan. Meskipun demikian, kemampuan literasi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia masih tergolong rendah, khususnya dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan situasi nyata. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah keterbatasan pemahaman guru dalam mengintegrasikan literasi ke dalam proses pembelajaran dan asesmen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis literasi serta mengembangkan instrumen asesmen yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi workshop, diskusi, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta refleksi hasil kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual berbasis literasi, menyusun asesmen yang lebih autentik, serta mengintegrasikan aktivitas literasi pada berbagai mata pelajaran. Peserta juga memberikan respons positif terhadap program yang dilaksanakan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas guru sebagai agen perubahan literasi di sekolah dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi secara berkelanjutan

Downloads

Published

2026-06-17
Abstract View: 4, pdf Download: 1