Kontribusi Kajian Keagamaan di Masyarakat terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa di Sekolah: Studi Fenomenologi

Abstract View: 6,
Download: 2

Authors

  • Fauzan Rian Rabbani Wijoretno Universitas Pendidikan Indonesia
  • Agus Fakhruddin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mohammad Rindu Fajar Islamy Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32665/attuhfah.v15i1.6855

Keywords:

kajian keagamaan nonformal, internalisasi nilai keagamaan, perilaku keberagamaan, fenomenologi deskriptif, pendidikan agama islam

Abstract

Perilaku keberagamaan peserta didik di sekolah masih menjadi persoalan penting dalam Pendidikan Agama Islam, terutama ketika pemahaman keagamaan belum sepenuhnya tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Penelitian terdahulu banyak membahas kegiatan keagamaan dari sisi program, peran, atau hasil perilaku religius, tetapi pengalaman subjektif peserta didik dalam mengikuti kajian keagamaan nonformal dan proses pemaknaannya masih perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman peserta didik dalam mengikuti kajian keagamaan nonformal di masyarakat serta pemaknaannya terhadap perilaku keberagamaan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap delapan peserta didik SMA/SMK yang mengikuti kajian keagamaan nonformal secara berulang. Data dianalisis melalui pembacaan transkrip berulang, bracketing, identifikasi pernyataan penting, pengelompokan unit makna, dan perumusan tema. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: kajian keagamaan sebagai ruang reflektif dalam proses internalisasi nilai keagamaan, penguatan kesalehan ritual di lingkungan sekolah, dan penguatan kesalehan sosial dalam relasi peserta didik. Temuan ini memperlihatkan bahwa kajian keagamaan nonformal tidak hanya menambah pengetahuan agama, tetapi juga membantu peserta didik memaknai ibadah, mengendalikan diri, menjaga relasi sosial, dan menumbuhkan tanggung jawab terhadap lingkungan. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya sinergi antara Pendidikan Agama Islam formal dan ruang keagamaan nonformal dalam membentuk perilaku keberagamaan peserta didik.

References

Amma, T., Setiyanto, A., & Fauzi, M. (2021). Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Peserta Didik. Edification, 3(2), 136–149.

Arminah, A., & Romelah, R. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Islam bagi Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi. Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru, 2(2), 349–366. https://doi.org/10.71153/arini.v2i2.442

Aulia, M. H., Rabbani, F. R., Ali, M. M. F., Sya’ban, B. M., & Fakhruddin, A. (2024). Peran Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Penguatan Karakter Religius Peserta Didik di SMP Negeri 44 Bandung. Journal of Education Research, 5(4), 5376–5385.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Pustaka Pelajar.

Hana Wibowo, A. R., & Darodjat, D. (2025). Dampak Pendidikan Islam Non-formal terhadap Pembentukan Karakter Keagamaan Anak dan Remaja. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(2), 349–361. https://doi.org/10.25299/ajaip.2025.vol22(2).23527

Hayatuddin, H., & Hamid, A. (2024). Pendidikan Islam Non Formal Pada Remaja dalam Mencegah Krisis Moral di Masyarakat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 10133–10143.

Hilalludin, H., & Sugari, D. (2026). Pengalaman Spiritual Siswa dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah. SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(02), 157–168.

Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2018). Peran teman sebaya dalam pembentukan karakter siswa Madrasah Tsanawiyah. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 15(2), 149–163.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications.

Lubis, A. F., Pasaribu, A. Y., Pradana, B., Saragih, N. B., Aini, Y., & Lubis, R. (2025). Dimensi Psikologis yang Terkandung dalam Ibadah Shalat dan Zakat. Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1082–1097.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. SAGE Publications.

Naailah, D., Hasanah, M., Gazali, A., & Hariry, S. (2025). Pengaruh Ibadah Zikir terhadap Ketenangan Batin pada Remaja Muslim. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 01(03), 898–905.

Romlah, S., & Rusdi, R. (2023). Pendidikan Agama Islam Sebagai Pilar. Al-Ibrah: Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam, 8(1), 67–85. https://doi.org/10.61815/alibrah.v8i1.249

Rozak, A. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Moral Dan Spiritual Siswa. Aisyah Journal of Intellectual Research in Islamic Studies, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.64834/ysbp3741

Salsabila, E., Al-Ghifari, M. S., Nugraha, N. A. A., Salis, S., Syahidin, S., & Parhan, M. (2024). Menghadapi degradasi moral generasi muda melalui penerapan pendidikan Islam pada peserta didik. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(1), 284–295.

Shobihah, S. S., Fakhruddin, A., & Firmansyah, M. I. (2024). Implementasi Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning) dalam Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA Mutiara Bunda. Allama: Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 1(1), 57–74.

Tamrin, M. I. (2018). Pendidikan Non Formal Berbasis Masjid Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Umat Dalam Perspektif Pendidikan Seumur Hidup. MENARA Ilmu, XII(1), 70–79.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.

Wanto, D., Jalwis, Jamin, A., & Ali, R. (2022). Asserting Religiosity in Indonesian Muslim Urban Communities through Islamic Education. Journal of Islamic Thought and Civilization (JITC), 12(2), 116–135. https://doi.org/10.32350/jitc

Zahra, R., Rejeki, Arisman, & Fitri, A. (2024). Perilaku Buruk Siswa yang Dihadapi Guru SMA dalam Manajemen Kelas. Jurnal Pendidikan Rokania, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.37728/jpr.v9i1.1037

Downloads

Published

2026-06-30
Abstract View: 6, PDF Download: 2