Identifikasi Flavonoid Hasil Pelarut Etil Asetat Pada Ekstrak Serai Dapur (Cymbopogon Ciratus) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis
PDF Download: 2
DOI:
https://doi.org/10.32665/faskes.v4i2.6240Keywords:
identifikasi serai dapurAbstract
Serai dapur (Cymbopogon citratus) merupakan tanaman yang umum digunakan masyarakat Indonesia sebagai bumbu masakan, namun pemanfaatannya masih terbatas pada bagian batang, sedangkan daunnya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, daun serai dapur berpotensi mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid, yang memiliki aktivitas antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan flavonoid, menentukan keberadaan flavonoid secara kuantitatif, serta mengevaluasi efektivitas pelarut dalam proses ekstraksi flavonoid dari daun serai dapur.Ekstraksi daun serai dapur dilakukan menggunakan pelarut etil asetat. Identifikasi flavonoid dilakukan melalui skrining fitokimia yang ditandai dengan terbentuknya warna merah sebagai indikator hasil positif. Analisis kuantitatif flavonoid dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun serai dapur memberikan hasil positif pada uji flavonoid, yang dibuktikan dengan perubahan warna merah pada skrining fitokimia. Analisis spektrofotometri UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi sebesar 0,834; 0,880; dan 0,889, yang mengindikasikan keberadaan senyawa flavonoid dalam ekstrak. Penggunaan etil asetat terbukti efektif dalam mengekstraksi flavonoid, sehingga mendukung optimalisasi pemanfaatan daun serai dapur sebagai sumber antioksidan alami.
References
Ayuningtyas, D. & Panggabean, E, Y. (2010). Evaluasi Implementasi Kebijakan /Kewajiban Menuliskan Resep Obat Generik di Rumah Sakit Cilegon Tahun2007. Managemen Pelayanan Kesehatan. (04): 198-205 .
A.Wawan dan Dewi M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuhu Medika
Astuti, R. D., Khusna, K., & Pambudi, R. S. (2023). Gambaran pengetahuan mahasiswa Universitas Sahid Surakarta tentang obat generik. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product.
Agus, C. W., Firdiawan, A., Permata Sari, I., & Nurleni, N. (2021). Analisa tingkat pengetahuan penggunaan obat generik pada mahasiswa farmasi STIFI Bhakti Pertiwi Palembang. Jurnal Ilmiah Bakti Farmas
Al-Arifi, M. N. (2021). Assessment of knowledge, attitudes, and factors influencing the selection student of generic medicine. Frontiers in Public Health.
Al-Gedadi, N. A., Hassali, M. A., & Shafie, A. A. (2014). A pilot survey on perceptions and knowledge of generic medicines among consumers in Penang, Malaysia. Pharmacy Practice.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. (2020). Informasi obat generik dan jaminan mutu obat. Jakarta: BPOM RI.
Chaerunnisa, A,H., Emma, S., Hasanah, U., Soeryati, I, S. (2009). FARMASETIKA DASAR: Konsep Teoritis dan Aplikasi Pembuatan Obat. Bandung: Widya Padjajaran
Mohd Nadzri Mohd Najib, M. I. O., Sulaiman, S., & Ibrahim, N. A. (2024). Knowledge and perceptions of generic medications among final year diploma in pharmacy students in Malaysia: A cross-sectional survey. International Journal of Modern Education (IJMOE).
Nurjanah, S. W., Budiyanto, A. B., & Muslihin, A. M. (2023). Pengetahuan obat generik mahasiswa farmasi dan non farmasi di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal Kesehatan Tambusai.
Putri, R. A., & Nugroho, A. E. (2021). Tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi tentang obat generik dan obat bermerek. Media Farmasi.
Rahmawati. (2017). Pengetahuan dan Sikap Masyarakat terhadap Antibiotik dipuskesmas Kota Jantho Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar Medan. Universitas Sumatera Utara.
Rahmwati, A. (2015). Gambaran Tingkat Pengetahuan Msyarakat Tentang Obat Generik di Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kota Baru Kalimantan Selatan.
Rahmayanti, F., Mahriani., Ika , M, N. (2019). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Banjar Baru. Pharmascience, Vol. 06, No. 02 hal 120-128.
Sitindoan, H, S. (2010). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik di Kecamatan Medan Sunggal Kelurahan Baburan Medan Tahun 2010. (Skripsi),
Siagian, H. S., Samosir, S. R., & Gultom, R. P. J. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa program studi sarjana farmasi tentang obat generik dan obat paten di Universitas Imelda Medan. Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman penggunaan obat rasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Khan, U. A. et al. (2015). Medical and pharmacy students’ knowledge and perceptions about generic medicines in Bangladesh. Journal of Pharmaceutical Health Services Research.
Lakoan, M. R. (2024). Tingkat pemahaman obat generik pada mahasiswa di Politeknik Kesehatan Hermina Jakarta. Indonesian Journal of Health Science.
Widayati, A., Suryawati, S., de Crespigny, C., & Hiller, J. E. (2011). Knowledge and beliefs about generic medicines among pharmacy students in Indonesia. Journal of Pharmaceutical Policy and Practice.
Wijaya, A., & Yunidha, R. (2024). Pengaruh intervensi penyuluhan obat generik dan obat bermerek terhadap pengetahuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo. Jurnal Kefarmasian Akfarindo.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
PDF Download: 2









