Pengaruh Edukasi Swamedikasi melalui Aplikasi Digital terhadap Pengetahuan Kader Posyandu di Kelurahan Kadipiro kota Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.32665/faskes.v4i1.6596Keywords:
Swamedikasi, Pengetahuan, Digital, Edukasi, PosyanduAbstract
Latar belakang: Pemanfaatan teknologi digital di bidang kesehatan berkontribusi
positif terhadap peningkatan edukasi pasien, serta mendorong penerapan
ketrampilan dan perilaku dalam terapi berbasis perubahan gaya hidup. Kader
posyandu merupakan individu yang dipercaya oleh komunitas dan berperan dalam
edukasi, promosi kesehatan, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.
Keterbatasan pengetahuan meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap paparan
informasi obat, yang berpotensi memicu praktik pengobatan yang tidak rasional
Tujuan: untuk mengetahui apakah edukasi swamedikasi melalui aplikasi digital
berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu Kelurahan Kadipiro
Kota Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental
dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan terdapat peningkatan tingkat pengetahuan responden, dimana
mayoritas responden berada pada kategori cukup sebelum intervensi (52%), dan
meningkat mayoritas kategori baik setelah intervensi (66%). Simpulan dan saran:
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi swamedikasi melalui aplikasi
digital berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu Kelurahan
Kadipiro Kota Surakarta. Saran penelitian selanjutnya, dilakukan analisis tingkat
pengetahuan dan perilaku swamedikasi pada peserta posyandu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
PDF Download: 0











