Perbedaan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Swamedikasi antara Mahasiswa Kedokteran dan Non-Kedokteran di Universitas Warmadewa

Abstract View: 0,
Download: 0

Authors

  • Ryantara Madra Universitas Warmadewa
  • Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Universitas Warmadewa
  • Dewa Ayu Putu Ratna Juwita Universitas Warmadewa
  • Sri Agung Aryastuti Aryastuti Universitas Warmadewa
  • Putu Nita Cahyawati Cahyawati Universitas Warmadewa

DOI:

https://doi.org/10.32665/faskes.v4i1.6924

Keywords:

Attitude, Knowledge, Practice, Self-medication, Students

Abstract

Latar Belakang: Swamedikasi merupakan praktik penggunaan obat secara mandiri
untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan tanpa resep dokter. Kemudahan akses
informasi kesehatan dan obat-obatan telah meningkatkan praktik swamedikasi,
terutama di kalangan mahasiswa. Perbedaan latar belakang pendidikan diduga
memengaruhi pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa terhadap swamedikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengetahuan, sikap, dan perilaku
swamedikasi antara mahasiswa kedokteran dan non-kedokteran Universitas
Warmadewa. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional ini melibatkan 400 responden yang terdiri atas 200 mahasiswa kedokteran
dan 200 mahasiswa non-kedokteran. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner
yang telah valid dan reliabel. Analisis perbedaan pengetahuan dan perilaku
dilakukan menggunakan uji Chi-square, sedangkan sikap dianalisis menggunakan
uji Mann–Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada pengetahuan, sikap,
dan perilaku swamedikasi antara mahasiswa kedokteran dan non-kedokteran
(p<0,001). Mahasiswa kedokteran menunjukkan tingkat pengetahuan, sikap, dan
perilaku yang lebih baik dibandingkan mahasiswa non-kedokteran. Kesimpulan:
Mahasiswa kedokteran memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku swamedikasi
yang lebih baik dibandingkan mahasiswa non-kedokteran. Edukasi mengenai
penggunaan obat yang rasional perlu ditingkatkan pada mahasiswa non-kesehatan.

Author Biographies

Ryantara Madra, Universitas Warmadewa

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

Pande Ayu Naya Kasih Permatananda, Universitas Warmadewa

Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

Dewa Ayu Putu Ratna Juwita, Universitas Warmadewa

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

Sri Agung Aryastuti Aryastuti, Universitas Warmadewa

Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

Putu Nita Cahyawati Cahyawati, Universitas Warmadewa

Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali

References

Artini, K. S., & Ardya, H. C. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Perilaku

Swamedikasi Nyeri yang Rasional di Apotek Harish Farma Kabupaten Sukoharjo.

INPHARNMED Journal, 4(2), 34–42. https://doi.org/10.21927/inpharnmed.v%vi%i.1253

Badan Pusat Statistik. (2021). Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir.

Badan Pusat Statistik.

Cotobal-Calvo, E. M., Mata-Pérez, C., Bocchino, A., Gilart, E., Gutiérrez-Baena, B., & PalazónFernández, J. L. (2025). Self-Medication Practice and Associated Factors Among Health

Professionals in Spain. Nursing Reports, 15(2). https://doi.org/10.3390/nursrep15020053

Damayanti, M., & Sofyan, O. (2022). Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan

Masyarakat di Dusun Sumberan Sedayu Bantul Tentang Pencegahan Covid-19 Bulan Januari

Majalah Farmaseutik, 18(2), 220–226.

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i2.70171

Fadilla, F. R., & Gayatri, A. (2022). The Relationship Between Parents’ Knowledge and Influencing

Factors with Fever Self-Medication Pattern on Children in DKI Jakarta. Generics: Journal of

Research in Pharmacy, 2(2), 113–118.

Galato, D., De Mattos Galafassi, L., Alano, G. M., & Trauthman, S. C. (2009). Responsible selfmedication: review of the process of pharmaceutical attendance. Brazilian Journal of

Pharmaceutical Sciences, 45(4), 625–633.

Handayani, D. T., & Kusuma, A. M. (2013). Swamedikasi pada Mahasiswa Kesehatan dan Non

Kesehatan. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi, 3, 197–202.

Helal, R. M., & Abou-Elwafa, H. S. (2017). Self-medication in university students from the city of

mansoura, Egypt. Journal of Environmental and Public Health, 2017, 1–7.

https://doi.org/10.1155/2017/9145193

Khalid, S., Ali, Q., Hafeez, M., & Malik, A. (2021). Perception Regarding Self-Medication of

Antibiotics in General Public Sector University of Southern Punjab: A Comparison Between

Medical and Non-Medical Students. Biological and Clinical Sciences Research Journal,

(1), 1–9. https://doi.org/10.54112/bcsrj.v2021i1.51

Mallhi, T. H., Saleem, R. T., Hammad Butt, M., Ahmad, A., Amin, M., Amir, A., Ahsan, A., Fayyaz,

F., Saleem, R., Riaz, T., Waheed, U., Zaman, M., Habib Khan, Y., Tauqeer, &, & Mallhi, H.

(2021). Practices and Attitude of Self-medication during COVID-19 Pandemic in University

Students with Interventional Role of Pharmacist: a Regional Analysis. Latin American

Journal of Pharmacy, 40(8), 1946–1953.

Maulina, E., Safitri, S., Rahma, M. D., Bagaskara, M. F., Sari, E. P., Rahim, B., & Periantolo, J. (2024).

Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Hidup Mahasiswa FKIK Universitas Jambi.

JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial, 4(2), 458–469.

https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1715

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

nomor 35 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. ementerian

Kesehatan Republik Indonesia. http://binfar.kemkes.go.id

Nasution, D. R., Setia Dianingati, R., & Annisaa’, E. (2022a). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan

Perilaku Swamedikasi Penyakit Gastritis pada Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan di

Indonesia. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 475–484.

Oi, S., Rizkifani, S., & Nurmainah. (2019). Kajian Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi

Maag pada Mahasiswa Kesehatan. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN,

, 1–12.

Permatananda, P. A. N. K., Aryastuti, A. A. S. A., & Cahyawati, P. N. (2020). Gerakan Keluarga Sadar

Obat pada Kelompok Darma Wanita dengan Pendekatan Belajar Aktif. Jurnal Pengabdian

Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 6(1), 56.

https://doi.org/10.22146/jpkm.42305

Puhi, M. A. I., Madania, M., Akuba, J., Latif, M. S., Manno, M. R., & Tuloli, T. S. (2024). Hubungan

Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dengan Perilaku Swamedikasi Common Cold (Batuk,

Pilek) di Desa Padengo Kabupaten Gorontalo. Journal of Community and Clinical Pharmacy,

(2), 27–35.

Purnamayanti, N. P. D., & Artini, I. G. A. (2020). Pengaruh Karakteristik Sosiodemografi terhadap

Tingkat Pengetahuan tentang Swamedikasi OAINS pada Mahasiswa Universitas Udayana.

JANUARI, 9(1), 2020. https://doi.org/10.24843.MU.2020.V9.i1.P03

Putri, F. D., Rizkifani, S., & Hariyanto, I. (2022). Analisis Tingkat Pengetahuan dan Perilaku

Swamedikasi Diare Selama Pandemi Covid-19. Journal Syifa Sciences and Clinical Research,

(1), 153–161. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i1.13599

Rachmawati, E., Astutik, A. W., & Pratama, A. N. W. (2023). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku

Penggunaan Obat pada Mahasiswa di Jember. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(1), 59–66.

https://doi.org/10.35617/jfionline.v15i1.93

Raghuprasada, M. S., Geetha, S., & Patil, D. (2022). Assessment of knowledge, attitude, and practice

of self-medication among undergraduate medical students in a tertiary care teaching hospital.

National Journal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology, 12(11), 1921–1924.

https://doi.org/10.5455/njppp.2022.12.03104202229032022

Sari, A. R., Permatananda, P. A. N. K., Cahyawati, P. N., Aryastuti, S. A., & Lestarini, A. (2025).

Overview of knowledge, attitudes and behavior of housewives in Denpasar City towards selfmedication. Science Midwifery, 12(6), 2721–9453.

www.midwifery.iocspublisher.orgJournalhomepage:www.midwifery.iocspublisher.org

Simanjuntak, M., Prabowo, W. C., & Ramadhan, A. M. (2021). Tingkat Pengetahuan dan Perilaku

Swamedikasi pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Proceeding of Mulawarman

Pharmaceuticals Conferences, 14, 129–137. https://doi.org/10.25026/mpc.v14i1.565

Togatorop, B. J. E. A., Manurung, D. Y. S., Manurung, M. E. M., & Sianipar, R. (2022). Hubungan

Pengetahuan Terhadap Sikap Remaja Desa Ujung Tanduk Kecamatan Laguboti Kabupaten

Toba Tentang Swamedikasi Jerawat Tahun 2021. Herbal Medicine Journal, 5(2), 1–5.

Torres, N. F., Chibi, B., Middleton, L. E., Solomon, V. P., & Mashamba-Thompson, T. P. (2019).

Evidence of factors influencing self-medication with antibiotics in low and middle-income

countries: a systematic scoping review. Public Health, 168, 92–101.

https://doi.org/10.1016/j.puhe.2018.11.018

Weber, A. D., Kitahara, J., Katsura, Y., & Yasuda, N. (2017). The Self-medication Collaborative Asian

Regulator Expert Roundtable (Self-CARER). WHO Drug Information, 31, 11–14.

Widyaningrum, E. A., Rilawati, F. D., Astuti, L. W., & Aviantara, R. N. M. (2022). Profil Swamedikasi

pada Mahasiswa S1 Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata. Pharma Bakta, 2(1), 18–

Downloads

Published

19.07.2026
Abstract View: 0, PDF Download: 0