EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

Abstract View: 434, pdf Download: 477

Authors

  • Reza Aprilia Indrawan Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Widayati, Sri Universitas Negeri Surabaya https://orcid.org/0000-0001-9938-6318
  • Reza, Muhammad Universitas Negeri Surabaya
  • Masudah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1426

Keywords:

Anak Usia Dini, Cermin Ekspresif , Percaya Diri

Abstract

Pendidikan usia dini merupakan waktu krusial bagi tumbuh dan kembang potensi diri anak. Salah satu potensi diri yang penting untuk dikembangkan sejak dini adalah rasa percaya diri. Memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi, membuat anak lebih dapat menyelesaikan tugas hingga selesai dengan berani dan mandiri. Salah satu langkah yang dapat mengoptimalkan perkembangan kepercayaan diri anak adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE), seperti media cermin ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media cermin ekspresi untuk meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian A-B-A yang dilakukan 15 kali. Pada tiap tahap, subjek akan diminta untuk memainkan media Cermin Ekspresi, menirukan ekspresi, dan mencocokkan kartu ekspresi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan dalam percaya diri anak pada setiap fase baseline-1, intervensi dan baseline-2, terutama pada fase baseline-2 dimana anak diminta untuk menirukan ekspresi dan anak percaya diri ketika menirukan ekspresi. Dapat disimpulkan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak usia 5-6 tahun

References

Andini, C. (2017). Kecemasan Sosial Anak Tunadaksa Ditinjau dari Penerapan Terapi Lagu Anak di YPAC Semarang Dan SLB N Ungaran. Universitas Negeri Semarang.

Aprilia, K. (2016). Penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) dalam Mengembangkan Kemampuan Mengenal Ukuran pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK HIP HOP Bandar Lampung. Universitas Lampung.

Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Pustaka Pelajar.

Effendi, S. D. (2017). Efektivitas Game Edukatif Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Autis di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Khusus, 9(3), 1–18.

Erniwati. (2021). Efektifitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak di TK Kartika 1-69 Muaro Sijunjung. Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.

Ghassani, H. N., Utami, Y. T., & Mulya, D. (2021). Penggunaan Teknik Modelling untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Tunadaksa. Jurnal UNIK: Pendidikan Luar Biasa, 6(2), 66–74. https://doi.org/10.30870/unik.v6i2.12958

Kurniasih, Supena, A., & Nurani, Y. (2021). Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini melalui Kegiatan Jurnal Pagi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2250–2258. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1109

Kusna, S. L., & Shalikah, M. (2021). Pengaruh APE Bowling Huruf Hijaiyah terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyyah Anak Usia Dini. ABATA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 16–26.

Masfurah, R., Bahri, S., & Fajriani. (2018). Pengembangan Media Dagdusi Dancer (Dadu Gambar DUa DImensi dan Cermin) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa. SULOH: Jurnal Bimbingan Konseling Universitas Syiah Kuala, 3(2), 23–30.

Nurmaniah, & Damayanti, I. (2018). Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Demonstrasi Di PAUD Binika Desa Sukaramai Kab. Langkat. Jurnal Diversita, 4(1), 52. https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1601

Prapti, N. D., & Santy, W. H. (2019). Pengaruh Penerapan Alat Permainan Edukatif (APE) Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia 3-5 Tahun di Kelompok Bermain Aisyiyah 14 Pabean Cantian Kota Surabaya. Journal of Health Sciences, 12(1), 12–20. https://doi.org/10.33086/jhs.v12i1.810

Rahayuningdyah, E. (2016). Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Layanan Konseling Kelompok pada Siswa Kelas VIII D di SMP Negeri 3 Ngrambe. Jurnal JIPE, 1(2), 1–14.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardi U. S. (2012). Arah Pendidikan Di Indonesia dalam Tataran Kebijakan dan Implementasi. Jurnal Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2), 111–121.

Syam, A., & Amri. (2017). Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Kaderisasi terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus di Program Studi Pendiidkan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Parepare). Jurnal Biotek, 5(1 Juni). https://doi.org/10.5422/fordham/9780823244881.003.0006

Tyas, A. K. (2018). Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Percaya Diri Siwa. 02(02), 4.

Veryawan, Juliati, Hasibuan, R. H., & Tursina, A. (2021). Implikasi Permainan Tebak Wajah terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini. Al-Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 67–76.

Wulandari, S. F. (2020). Penerapan Metode Bermain Peran dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial pada Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia.

Downloads

Published

2023-03-22

How to Cite

Putri, R. A. I., Widayati, S., Reza, M., & Masudah, M. (2023). EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN. Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1426

Issue

Section

Articles
Abstract View: 434, pdf Download: 477