Penguatan Literasi Digital Siswa Melalui Pelatihan Desain Kreatif Berbasis Canva Dan Penulisan Artikel Ilmiah Di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam Soko Tuban
DOI:
https://doi.org/10.32665/padimas.v5i01.6457Abstract
Perkembangan teknologi digital menuntut siswa memiliki literasi digital yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif dan akademik. Namun, pemanfaatan teknologi oleh siswa di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam Soko Tuban masih terbatas pada aktivitas non-akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital siswa melalui pelatihan desain kreatif berbasis Canva dan penulisan artikel ilmiah. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan pada siswa Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam Soko Tuban dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam membuat desain digital dan menyusun artikel ilmiah, serta perubahan perilaku dalam memanfaatkan teknologi dari konsumtif menjadi produktif. Kendala yang ditemukan meliputi variasi kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan terpadu ini efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
References
Cenita and De Guzman, “Digital literacy in 21st century education,” Journal of Educational Technology, vol. 12, no. 2, pp. 45–56, 2023.
Juliana et al., “Digital literacy skills among students in Indonesia,” Jurnal Pendidikan dan Teknologi, vol. 8, no. 1, pp. 1–10, 2024.
Wulandari et al., “Utilization of Canva in improving students’ creativity,” Jurnal Inovasi Pendidikan, vol. 9, no. 1, pp. 25–33, 2025.
Ashari et al., “Digital learning media using Canva application,” Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 10, no. 2, pp. 112–120, 2025.
Hasibuan et al., “Improving scientific writing skills through training,” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 11, no. 1, pp. 55–63, 2025.
J. P. Kretzmann and J. L. McKnight, Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing a Community’s Assets. Chicago: ACTA Publications, 1993.
A. Mathie and G. Cunningham, “Asset-Based Community Development,” Community Development Journal, vol. 51, no. 1, pp. 1–13, 2016.
E. Suharto, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama, 2017.
R. Nasrullah et al., Literasi Digital: Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kemendikbud, 2017.
P. Gilster, Digital Literacy. New York: Wiley, 2016.
E. Salas, S. Tannenbaum, K. Kraiger, and K. Smith-Jentsch, “The science of training and development in organizations,” Psychological Science in the Public Interest, vol. 13, no. 2, pp. 74–101, 2012.
J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. California: Sage, 2014.
D. A. Kolb, Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. New Jersey: Pearson, 2015.
D. L. Stufflebeam and A. J. Shinkfield, Evaluation Theory, Models, and Applications. San Francisco: Jossey-Bass, 2007.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
S. Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.
J. R. Fraenkel, N. E. Wallen, and H. H. Hyun, How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill, 2015.
M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage, 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
PDF Download: 12




