Pelatihan Penyusunan Soal AKM bagi Guru PJOK di Kabupaten Banyuwangi

Abstract View: 197,
Download: 117

Authors

  • Faridha Nurhayati Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.32665/padimas.v3i01.2513

Keywords:

AKM, Guru, PJOK, Pelatihan

Abstract

Pemberlakuan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada semua mata pelajaran, masih belum sepenuhnya dipahami oleh guru terkait penyusunan soal yang sesuai. Hal tersebut dialami oleh guru PJOK di wilayah Kabupaten Banyuwangi, pemahaman terkait dengan AKM masih kurang dan banyak yang mengalami kesulitan dan mengembangkan soal AKM berbasis literasi membaca dan numerasi untuk mata pelajaran PJOK. Kondisi yang dialami oleh mitra tersebut, memerlukan alternatif pemecahan yaitu melalui pelatihan untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan guru terkait AKM dan bagaimana cara menyusun soal yang sesuai untuk mata pelajaran PJOK. Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan guru PJOK dalam menyusun soal AKM. Target pelaksanaan kegiatan PKM adalah pada guru PJOK Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan dilakukan pada tanggal 6 Oktober yang diikuti 11 orang guru PJOK. Pelaksanaan kegiatan dalam bentuk pelatihan dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. Berdasarkan hasil pengisian angket respon, pelatihan ini sangat penting dilaksanakan dan hasil dari respon guru kegiatan yang dilaksanakan masuk kategori baik sekali, baik dari segi materi maupun fasilitator.

References

Safari, “Pengenalan Asesmen Kompetensi Minumim (AKM) 2021,” Pus. Asesmen dan Pembelajaran, 2021.

Pusmenjar Kemendikbud, “Capaian Hasil AN,” 2021.

A. Wijaya and S. Dewayani, “Framework Asesmen Kompetensi Minimum (AKM),” Kementeri. Pendidik. dan Kebud., pp. 1–107, 2021.

T. Meriana and E. Murniarti, “Analisis Pelatihan Asesmen Kompetensi Minimum,” J. Din. Pendidik., vol. 14, no. 2, pp. 110–116, 2021, [Online]. Available: http://ejournal.uki.ac.id/index.php/jdpDOI:https://doi.org/10.51212/jdp.v14i2.7.

A. Fauziah, E. F. D. Sobari, and B. Robandi, “Analisis Pemahaman Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mengenai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM),” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 4, pp. 1550–1558, 2021, [Online]. Available: https://edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/608.

Suparyanto dan Rosad (2015, “Asesmen Kompetensi Minimum,” Suparyanto dan Rosad (2015, vol. 5, no. 3, pp. 248–253, 2020.

I. C. Wulandari, D.T., & Sayekti, “Evaluasi Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada Kompetensi Dasar Literasi Membaca Peserta Didik Sekolah Dasar,” J. basicedu, vol. 6, no. 4, pp. 5877–5889, 2022, [Online]. Available: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1230.

D. C. Rohim, “Konsep Asesmen Kompetensi Minimum untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar,” J. VARIDIKA, vol. 33, no. 1, pp. 54–62, 2021, doi: 10.23917/varidika.v33i1.14993.

Kartina, Missriani, and Y. Fitriano, “Peningkatan Kemampuan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi Siswa Melalui Pendekatan Saintifik SMP Negeri 2 Payaraman,” Wahana Didakt., vol. 20, no. 1, pp. 128–139, 2022.

F. L. Lestari, “Analisis Problematika Dan Pencapaian Siswa Dalam Pelaksanaan Akm Pada Ptm Terbatas,” JPG J. Pendidik. Guru, vol. 3, no. 1, p. 1, 2022, doi: 10.32832/jpg.v3i1.6193.

Downloads

Published

2024-06-30
Abstract View: 197, PDF Download: 117