Pengaruh Pemberian Konseling terhadap Pengetahuan Ketepatan Cara Pemakaian Obat Tetes Mata (studi kasus di Klinik Mata Utama Bojonegoro periode 2019)

  • Indah Setya Rahmawati Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Ainu Zuhriyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Hadiyatul Lilfitriyani Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Keywords: konseling, pengetahuan, gangguan mata

Abstract

Kesalahan pengobatan sering terjadi pada kalangan masyarakat akibat kurangnya informasi tentang penggunaan obat yang baik dan benar. Tenaga farmasi khususnya harus menjelaskan dengan tepat untuk pasien gangguan mata yang mendapatkan terapi tetes mata sehingga diperlukan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengetahuan pasien sebelum diberikan konseling, pengetahuan pasien setelah diberikan konseling dan pengaruh pemberian konseling terhadap pengetahuan pasien. Analisis ini menggunakan variabel bebas yaitu konseling. Variabel terikatnya adalah pengetahuan. Sampel penelitian ini adalah pasien klinik yang bersedia berpartisipasi berjumlah 31 orang dengan metode accidental sampling. Studi penelitian berupa metode kuantitatif dengan desain pre eksperimen pretest-postest design. Pengumpulan data dengan kuesioner sebanyak 13 butir pernyataan. Metode statistik menggunakan hipotesis Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasien sebelum konseling kurang, cukup, dan baik, pengetahuan pasien setelah konseling meningkat baik, dan pemberian konseling berpengaruh terhadap pengetahuan pasien dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p value < 0,05).

Published
2019-09-02
How to Cite
Rahmawati, I., Zuhriyah, A., & Lilfitriyani, H. (2019). Pengaruh Pemberian Konseling terhadap Pengetahuan Ketepatan Cara Pemakaian Obat Tetes Mata (studi kasus di Klinik Mata Utama Bojonegoro periode 2019). JAPRI : Jurnal Penjas Dan Farmasi, 2(No 1), 79-88. Retrieved from http://journal.unugiri.ac.id/index.php?journal=JAPRI&page=article&op=view&path[]=111