EFEKTIVITAS MODEL PENEMUAN TERBIMBING DENGAN MENGGUNAKAN TUGAS SUPERITEM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA

  • Novi Mayasari IKIP PGRI Bojonegoro
  • Anis Umi Khoirotunnisa IKIP PGRI Bojonegoro
Keywords: guided discovery, superitem, solution to problem, penemuan terbimbing, pemecahan masalah

Abstract

This study aims to find out "the effectiveness of guided discovery models by using super-task tasks on the development of students' mathematical problem solving abilities". This research is designed by using posttest only control which the research subject is first year students of 2018/2019 academic year. This research uses saturated sampling technique because all members of the population are used as samples. Data collection techniques in this study only use test instruments. Data analysis technique was done by using t-test. The results of the data analysis obtained that hypothesis testing in the experimental and control class obtained t calculation  = 3.41 with t table = 1.67. Because t calculation > t table then H0 is rejected so that it can be concluded that the guided discovery learning model by using superchemical tasks is more effective than the direct learning model on mathematical problem-solving abilities of first-level students in school mathematics II even semester at IKIP PGRI Bojonegoro.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “efektivitas  model penemuan terbimbing dengan menggunakan tugas superitem terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain yang digunakan adalah posttest only control  dimana subyek penelitiannya adalah mahasiswa tingkat I tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh karena semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini hanya menggunakan instrument tes. Teknik analisis data menggunakan uji–t. Hasil dari analisis data diperoleh uji hipotesis pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh thitung= 3,41 dengan ttabel = 1,67. Karena   thitung > ttabel maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing dengan menggunakan tugas superitem lebih efektif  dibandingkan dengan model pembelajaran langsung terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa tingkat I pada mata kuliah matematika sekolah II semester genap di IKIP PGRI Bojonegoro.

 

References

[1] Bigg, J. B. dan Collis, Evaluating The Quality of Learning : The Solo Taxonomy, New York : Akademik Press Inc. (1982)
[2] Budiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Surakarta: UNS Press. (2003).
[3] Maesaroh, S., Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMA Melalui Pembelajaran Penemuan Terbimbing dengan Menggunakan Tugas Bentuk Superitem, Bandung: UPI (tidak diterbitkan). (2007).
[4] Markaban. Model Penemuan Terbimbing Pada Pembelajaran Matematika SMK. Yogyakarta : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika. (2006).
Published
2018-10-25
How to Cite
Mayasari, N., & Khoirotunnisa, A. (2018). EFEKTIVITAS MODEL PENEMUAN TERBIMBING DENGAN MENGGUNAKAN TUGAS SUPERITEM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA. Journal of Mathematics Education and Science, 1(October), 55-60. https://doi.org/https://doi.org/10.32665/james.v1iOctober.32